Zulfahmi Abdillah

Urang Minang yang Lahir di Tanah Batak

I Won't Give Up

Indak ado kato manyarah sabalun mancubo. Darah Minang itu Padeh!

With Azzam

Bersama Melewati Hari Penuh Makna

Belajar Bersama Alam

Belajarlah.. Pada masanya Alam akan mewisuda dirimu...

Menjaring Matahari

Ringan Bukan Berarti Mudah. Berat Bukan Berarti Sulit.

Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Oktober 2013

How To Master Your Habits dari Felix Y. Siauw

Ada satu pertanyaan yang selalu menarik untuk dibahas bagi siapapun yang peduli pada proses pengembangan diri; “mengapa satu orang bisa menguasai satu keahlian tertentu sementara yang lain tidak?” lebih jauh lagi pertanyaannya berkembang menjadi “bagaimana seseorang bisa menguasai suatu keahlian?”

Bagi sebagian besar manusia, keahlian adalah perkara bakat. Bagi sebagian yang lain, keahlian adalah masalah latihan dan pengulangan.

Yang menarik pula, terkadang kita saksikan seseorang sangat termotivasi untuk menguasai satu keahlian, namun dia tak dapat menguasainya. Disisi lain, ada seseorang yang samasekali tak mempunyai motivasi namun menguasai suatu keahlian.

Buku ini bukan buku motivasi, buku ini adalah buku yang akan menjelaskan pada anda bagaimana menguasai keahlian tanpa motivasi, bahkan tanpa berpikir!

Lebih hebat lagi, buku ini dikhususkan untuk anda, para pejuang dakwah Islam!
Dari segi isi, seperti kebanyakan buku-buku pengembangan diri/how to/motivasi (meskipun katanya ini bukan buku motivasi), nggak ada yang cukup baru disajikan di sini. Tapi rasa penasaran, ditambah tampilan di setiap halaman yang berbeda, membuat saya cukup terhibur. Gambar-gambar itu dibuat seperti ilustrasi cerita dan cukup sesuai dengan apa yang dibahas di halaman tersebut. The greatest part-nya, karena ada gambar Jason Statham. Hahahaha... *info gak penting.

Buku ini memang banyak mengangkat ajakan dakwah dan menjadi pendakwah. Tapi bukan dakwah yang sekedar berkhotbah lho. Saya melihat di sini dakwahnya itu lebih bersifat menyebarkan kebaikan dan menjadi pemimpin/sosok yang membuat perbedaan dengan mengajak ke arah kebaikan. Tapi untuk bisa menjadi sosok tersebut, ada kebiasaan-kebiasaan baik yang harus ditanamkan. Itulah inti buku ini.

Jujur, saya sebetulnya agak terganggu dengan typo, penempatan tanda baca titik dan koma yang kurang tepat. Saya juga agak terganggu ketika kata 'habits' yang digunakan berulang-ulang tidak dimiringkan. Tapi untungnya, pas lagi baca ini saya memang lagi butuh membangun habits yang baik, jadi saya lebih berfokus pada isinya. Saya suka dengan contoh-contoh atau analogi yang diberikan. Cukup bisa dimengerti, tidak menggurui tapi memaksa kita untuk berpikir, dan ada beberapa yang agak menyentil, yang membuat diri berhenti sejenak untuk merenung, "Iya ya, kenapa ya kalo kita begini bla bla bla bla... 

Untuk bacaan yang singkat, ringan, namun menginspirasi, buku ini bagus. Jenis buku yang bisa dibuka di halaman berapa aja untuk mendapatkan inspirasi atau penguat. Definitely a keeper.

Marajo : Kisah Panjang Bumi Minang

Sedemikian melekatnya sastra lisan yang berasal dari Minangkabau dalam benak masyarakatnya hingga sampai saat ini masih saja terjaga. Tambo adalah sebutan bagi tradisi lisan di mana cerita dituturkan dengan nyanyian. Isinya tidak lain mengenai asal-usul nenek moyang masyarakat Minangkabau. Ini menjadi sangat menarik karena Iskandar Zulkarnain diyakini masih memiliki pertalian darah dengan nenek moyang masyarakat Minangkabau.

Iskandar Zulkarnain menikahi Putri Kandauxia yang kemudian lahirlah tiga putra yang di kemudian hari menjadi penguasa di tiga belahan dunia yang berbeda. Olif berhasil menjadi Kaisar Romawi, Difang bertahta di Cina, sedangkan Marajo akhirnya setelah melalui perjalanan panjang, sampailah di tanah Minang.

Dengan seluruh kemampuan mencerna isi tambo serta racikan imajinasi yang luwes, Amran S.N. mengajak pembaca terhanyut dalam kisah panjang yang tidak menjemukan. Cerita dimulai dengan huru-hara setelah kematian Iskandar Zulkarnain dan dorongan kudeta yang sedemikian ganas. Ini menyebabkan sang selir, Putri Kandauxia, membawa ketiga putranya yang masih kecil-kecil meninggalkan kerajaan yang sudah tidak lagi aman. Di belakang mereka, mengejar orang-orang yang begitu bernafsu menghabisi keturunan Iskandar Zulkarnain. Tapi nasib baik masih berada di pihak Putri Kandauxia. Mereka bisa lolos dari kejaran itu meskipun pada akhirnya mereka terpisah hingga bertahun-tahun.

Pengarang lalu dengan asyiknya menceritakan petualangan Difang dan Marajo melalui begitu banyak rintangan bahkan yang sampai mengancam keselamatan nyawa keduanya. Tapi, lagi-lagi nasib baik ada di pihak mereka karena berbagai bentuk pertolongan tidak henti-hentinya berada di dekat mereka. Marajo pun diceritakan memiliki kekuatan yang begitu dahsyat hingga tidak terkalahkan.

Fokus selanjutnya kemudian semakin menyempit kepada Marajo, di mana ia memutuskan untuk berpindah ke negeri Andalas setelah ia menyandang gelar maharaja di negeri Thay. Kedatangan Marajo disambut baik karena rupanya, orang-orang dari kerajaan terdahulu berada di sana. Mereka dengan tangan terbuka menyambut kedatangan sosok penuh karisma tersebut dan menjadikannya penguasa di tanah Minang hingga beranak cucu di sana. Sungguh sebuah novel yang sanggup membuat pembaca semakin penasaran kelanjutan ceritanya dan berdecak kagum dengan kuatnya alur di dalamnya. 

Judul : MARAJO
Penerbit: Diva Press

Sabtu, 05 Oktober 2013

Art of Deception : Mereka Menipu Dunia

Jerry D. Gray selama ini dikenal sebagai mualaf yang sangat gencar melakukan kritik terhadap bekas negaranya, Amerika Serikat. Puluhan buku telah ia tulis seperti Deadly Mist”, “Demokrasi Barbar ala AS`, “Dosa-dosa Media Amerika, dan Rasulullah Is My Doctor.

Kini Jerry D. Gray hadir dengan buku barunya yang berjudul “Art of Deception”. Misteri yang menyelimuti peristiwa 9/11 (nine-eleven) atau 11 september 2001 pun diulas apik olehnya. Peristiwa yang menghancurkan gedung WTC di New York dan Pentagon di Washington Amerika ini realiatasnya amat jauh dengan apa yang dinyatakan oleh Pemerintah Amerika Serikat. Ini bukanlah sebuah tindakan teroris seperti mereka katakan. Menurut penulis, ini adalah sebuah rangkaian kejadian dari sebuah skema yang besar.

Dibuku inilah Jery D Gray mengajak anda “menyisiri” serpihan-serpihan fakta yang belum terpublikasikan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan skema besar apa di balik peristiwa 9/11 tersebut. Penulis juga mengatakan bahwa perisiwa ini ada hubungannya dengan organisasi rahasia dan Dajjal.

21 cita-cita Illmunati yang tergabung dalam Komite 300 pun dipaparkan secara faktual olehnya. Kelompok ini ternyata melibatkan berbagai pemimpin dan raja-raja di Eropa. Seperti Ratu Elizabeth II, Duke of Kent, Pangeran Wales, Duke of Gloucester, Ratu Beatrix Belanda dan masih banyak lagi.

Mereka telah menyiapkan serangkaian rencana seperti membentuk satu gereja dan satu sistem moneter, menghancurkan agama-agama dunia, membuat pornografi sebagai bentuk seni, dan mengambil alih kontrol pendidikan. Buku ini secara lugas menjelaskan bahwa Kita semua sudah berada dalam era sistem dajjal yang bertujuan meruntuhkan akidah umat Islam.

Lalu bagaimanakah Zionis memainkan misinya dalam isu pemanasan global? Siapakah garis keturunan illuminati yang utama? Apa tujuan dari didirikannya senjata pemusnah massal HAARP? Bersiaplah karena turunnya Dajjal sudah dipersiapkan oleh mereka untuk berperang melawan umat muslim. Buku ini akan membantu kita menyiapkan diri dalam menghadapi era akhir zaman. So, sangat sayang apabila buku ini dilewatkan.

The Final Chapter : Hari-Hari Terakhir Dunia

Judul: The Final Chapter
Penulis: Jerry D Gray
Penerbit: Sinergi Publishing
Cetakan: 1 Juni 2013
Tebal: xiv + 134 hlm

Hari kiamat pasti terjadi. Namun, ini merupakan peristiwa gaib, masih menjadi rahasia Allah swt. Tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan kiamat datang. Hanya Allahlah yang mengetahui. Bahkan, Rasulullah saw. pun hanya diberi pengetahuan oleh Allah swt. sebatas tanda-tanda kedatangannya.

Buku yang ditulis oleh Jerry D Gray ini membahas Hari Kiamat, kedatangan, tanda-tandanya, dan pembahasan penting lainnya. Ditulis praktis dengan gaya populer dan berbasiskan data yang sahih berdasarkan Al-Qur'an dan hadits Rasulullah saw. kemudian dianalisis menggunakan rasa dan logika umum yang baik.

Melalui buku ini, penulis buku terlaris yang berjudul "Rasulullah Is My Doctor" itu bukan hanya mengajak pembaca untuk memahami dan meyakini tentang kiamat, tetapi juga menjelaskan dengan akurasi relevansi tanda-tanda kiamat sebagaimana diberitakan Rasulullah saw. dengan tanda-tanda yang ada pada zaman sekarang.

Penulis memberi pengantar bukunya dengan mengingatkan pembaca akan bahaya Iluminati bagi umat manusia dan kehidupan di dunia ini. "Iluminati bekerja secara langsung untuk iblis atau setan. Mereka tengah mempersiapkan dunia ini untuk kedatangan Dajjal. Iluminati menciptakan perang atas terorisme atau lebih tepat dikatakan 'perang atas Islam'. Mereka mengendalikan hampir 96% dari seluruh media utama di bumi ini".
Secara keseluruhan, buku ini terjadi dari enam bab. Penulis mengawali bukunya dengan memaparkan pemulaan akhir zaman. Banyak sekali tanda permulaan akhir zaman, seperti perang nuklir, gempa bumi, sungai Eufat mengering, lewatnya kornet, gerhana aktual, kemiskinan, api merah di Timur.
Selain itu, berlomba-lomba meninggikan bangunan, transportasi modern, runtuhnya nilai-nilai moral, laki-laki menyerupai perempuan menyerupai laki-laki, serta cinta sejenis. Sebagian besar tanda-tanda kiamat itu sudah dan sedang terjadi saat ini.

Pada abab kedua, penulis membahas sejumlah keajaiban menjelang datangnya kiamat. Bab ketiga merupakan salah satu pembahasan yang sangat menarik perhatian, yakni Imam Mahdi akan memimpin dunia. Disini penulis mengupas tentang latar belakang Imam Mahdi, siapa Imam Mahdi, kemunculan Imam Mahdi, ciri-ciri Imam Mahdi, dan berbagai tanda di sekitar kedatangan Imam Mahdi.

Bab keempat mengingatkan pembaca tentang bahaya sihir yang saat ini merjalela diseluruh permukaan bumi. Melalui bab "dikendalikan oleh sihir", penulis menegaskan, "Hari ini, Iluminati, Freemason, dan kelompok lain yang sejenis dalam piramida Iluminati, Mempraktikan sihir dalam skala besar."

Pada bab berikutnya, penulis menjelaskan tentang Isa al-Masih yang dijanjikan. Sedangkan, bab keenam atau terakhir mengupas tanang Dajjal. "Masih Ad-Dajjal (Al-Masih palsu) pada suatu waktu pada masa depan, sebelum hari kebangkitan, yang dibandingkan secara langsung dengan tokoh-tokoh anti-Kristus dan Armillus dalam ilmu akhirat Kristen dan Yahudi."

Buku ini menjadi semakin menarik dan menggelitik sebab dilengkapi dengan berbagai ilustrasi foto atau gambar, ilustrasi, peta, dan grafis lainnya berwarna penuh. Daya kritis penulis membuat buku ini semakin berbobot. Karena itu, buku ini sangat perlu dibaca dan diperhatikan oleh kaum Muslimin.

Kamis, 03 Oktober 2013

TAZKIYATUN NAFS : Penyucian Jiwa

Seringkali setan merasuki hati manusia dan menyebarkan penyakit yang mengancam kesehatannya. Ada beberapa jalan yang mungkin dilaluinya sehingga kita perlu mewaspadai. Hati adalah sebuah benteng. Sementara setan ialah musuh yang selalu ingin memasuki agar bisa menguasai dan mengendalikannya. Tak ada yang mampu menjaga benteng dari serang musuh, kecuali dengan menjaga pintu-pintunya, jalan masuknya, dan celah-celahnya. Jelas, orang yang tak mengetahui pintu-pintunya, ia tak akan bisa menjaganya.

Oleh sebab itu, menjaga hati dari bisikan setan ialah sebuah kewajiban. Sementara itu, mengusir setan hanya bisa dicapai dengan mengetahui jalan-jalan masuknya. Karena itu, mengetahui jalan-jalan masuknya merupakan suatu kewajiban.

Jalan-jalan masuk setan tersebut antara lain, marah dan syahwat, iri dan tamak, kenyang lantaran makan berlebihan, tergesa-gesa dan tidak mengecek kebenaran terhadap persoalan, bakhil dan takut miskin, fanatik yang berlebihan.

Hati ibarat seorang raja yang mengatur bala tentara. Ia memberi perintah dan berbuat sesuka hati. Sementara jasad ibarat tentara yang siap melaksanakan perintah dan menerima perintah hati. Setiap amalnya yang lurus bersumber dari hati dan niat sang raja.

Oleh sebab itu, memperbaiki dan meluruskan hati merupakan tugas pertama yang diemban orang-orang yang menapaki kebenaran. Sementara memeriksa penyakit dan mengobatinya ialah tindakan yang paling urgen yang dilakukan para ahli ibadah.

Demikianlah sepenggal tulisan karya Dr. Ahmad Faris yang lahir di Maniyal, Mesir pada Juli 1952. Dalam bukunya yang berjudul asli "Al-Bahr Ar-Ra'iq fi Az-Zuhd wa Ar-Raqa'iq". Dr. Ahmad Faris menuliskan bahwa hati membutuhkan gerak agar kebugarannya terus terjaga. Terkadang, gerakan-gerakan yang dilakukan oleh tubuh juga membutuhkan stamina hati yang prima. Tanpa niat yang benar, keihklasan, dan mengikuti tuntunan Rasul, semua amal akan sia-sia.

Buku ini akan memandu anda untuk melakukan "gerakan-gerakan" yang dapat membugarkan hati anda. Kehidupan yang abadi adalah kehidupan setelah kematian, yang bahagia dan sengsaranya terkait dengan bekal yang disiapkan di dunia. Dr. Ahmad Faris mengajak kita menelusuri setiap ruang hidup setapak demi setapak sehingga kita selamat sampai tujuan.

Walau buku ini terjemahan yang judul Indonesianya Penyucian Jiwa, namun layak untuk kita yang ingin meluruskan hati, menguatkan iman, dan mempelajari hakikat hati sebenarnya.

Wallahu a'lam bishowaf...

Judul asli : "Al-Bahr Ar-Ra'iq fi Az-Zuhd wa Ar-Raqa'iq
Judul cetakan Indonesia : Tazkiyatun Nafs : Penyucian Jiwa
Penulis : Dr. Ahmad Farid
Penerjemah : Muhammad Suhadi, Lc
Penerbit: Ummul Qura (Kelompok Aqwam) Cetakan ke I 2012.
Resensor: Fahmi Azzam

Rabu, 24 April 2013

Rasulullah Is My Doctor adalah sebuah buku best seller karya penulis asal Amerika, Jerry D. Gray, yang kini telah mu’alaf dan menjadi Warga Negara Indonesia. Jerry D.Gray adalah mantan terknisi angkatan udara Amerika Serikat, setelah menjadi muslim beliau kini aktif sebagai da’i khusus untuk pembahasan obat dan pengobatan Islami. Terkait dengan itu maka lahir salah satu buku hasil karyanya berjudul ‘Rasulullah Is My Doctor‘.

Dalam kesehariannya, beliau terapkan semua anjuran Rasulullah tentang pola hidup sehat dalam keluarganya. Dan ternyata beliau dan keluarga bisa merasakan hasilnya, hidup sehat lahir dan bathin, Subhanallah.
Bila kita membaca buku ini akan terbuka tabir yang selama ini menutupi keagungan ajaran Islam. Misalnya bagaimana Islam menganjurkan ummatnya untuk rajin berpuasa, rajin berbekam, makan habbatussaudah (jintan hitam), minum madu, dsb.

Semakin kita mendalami maka semakin terlihatlah bahwa ajaran islam memang ajaran atau wahyu dari Allah SWT. Nabi Muhammad Saw yang hidup 14 abad lampau dan tidak pernah belajar di fakultas kedokteran modern ternyata ajarannya tentang ilmu kesehatan sangatlah tinggi nilainya.

Diceritakan, dahulu kala terkenal seorang dokter di kalangan Arab bernama Syarmadel bin Qubats Al-Ka’bi, yang tinggal di daerah Najran. Ketika ia tahu Rasulullah memiliki pengetahuan tentang kedokteran, ia bergegas mendatanginya, kemudian mengujinya dengan mengajukan berbagai pertanyaan tentang penyakit dan cara pengobatannya. Rasulullah SAW pun mampu menjawab semua pertanyaan. Namun, saat rasul balik bertanya tentang satu penyakit, Syarmadel terkejut karena tak bisa menjawabnya. Lalu, ia berkata, “ Wahai Rasulullah, Demi Bapak dan Ibuku, aku adalah seorang dukun dan tabib di kalangan kaumku, apa yang harus aku lakukan? Lalu Rasul menjawab,” bedahlah uratnya, tusuklah jika terpaksa dan gunakanlah sana (sejenis tumbuhan) dan janganlah engkau mengobati seseorang sebelum mengetahui jenis penyakitnya.”
Hingga tahun 1996, ilmu kedokteran modern masih menyatakan jumlah sendi 340. Namun, setelah diteliti lagi ternyata ada susunan sendi yang menyatu, jika dipisah-pisah lagi, jumlahnya menjadi 360, sesuai dengan hadist nabi.

Dari kisah inilah, tak bisa disangkal bahwa nabi Muhammad saw adalah seorang dokter. Meski tak ada satu kisah pun yang menceritakan dari mana nabi belajar medis. Tentu saja, sebagai utusan Allah, nabi memiliki ilmu mukasyafah, yang bersifat batiniah. Hanya Allahlah yang mengajarkan ilmu ini. “Dan (juga karena) Allah telah menurunkan kitab dan hikmah kepadamu dan telah mengajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahui. Karunia Allah sangat besar atasmu.” (QS. An-Nisa: 113)

Cara hidup nabi yang sehat sudah banyak diulas. Seperti diungkapkan oleh Anas ra, “Rasulullah saw berkulit cerah, seakan-akan keringatnya adalah mutiara, jalannya tegap, tidak pernah menyentuh sutera, dan tidak ada yang lebih lembut dari telapak tangan nabi saw. Aku tidak pernah mencium minyak wangi misik dan ambar yang lebih wangi dari aroma beliau” (Musnad Ahmad).
Dalam berbagai hadist, nabi mengulas soal kebersihan sangat detail, baik kebersihan fisik, maupun lingkungan. Ia mengajarkan kepada umatnya, mulai memotong kuku, membersihkan ruas jari, mencabut bulu ketiak, bersiwaq hingga bagaimana cara beliau makan. Bahkan, untuk soal makan saja, nabi merincinya, karena nabi berkata pada istrinya, “wahai Aisyah menahan diri adalah obat, perut adalah sarang penyakit, dan biasakan setiap anggota badan sesuai kemampuannya.” Beberapa anjuran dalam soal makan dan supaya terhindar dari penyakit, misalnya melarang meniup makanan atau bernapas dalam gelas, tidak pernah tidur dengan tangan masih ada bekas makanan dan gigi ada bekas makanan, tidak makan kecuali setelah lapar dan berhenti makan sebelum kenyang, mengkonsumsi buah-buahan dan biji-bijian serta madu, berpuasa dan berolahraga.

Fakta-fakta di atas menunjukkan betapa Rasululloh ternyata juga mengerti dan paham soal kesehatan. Islam sebagai sebuah pedoman hidup yang paripurna ternyata tidak hanya mengatur persoalan nilai-nilai saja, namun ternyata juga memberikan panduan yang rinci bagi umatnya dalam menyelesaikan problem kesehatannya.

Di zaman Rasulullah ada Syarmadel bin Qubats Al-Ka’bi. Kini ada Jerry D.Gray, dalam bukunya itu disebutkan mengonsumsi madu, habbatassauda (jintan hitam), dan bawang putih adalah cara Rasulullah saw menyehatkan diri. Ada pula ruqyah dan hijama (bekam) yang masuk dalam pengobatan ala Nabi Muhammad SAW. Pengobatan-pengobatan ini memberikan efek luar biasa pada manusia. Jerry D.Gray mengkombinasikan pengobatan Nabi dengan resep-resep yang ia dapat dari pengalaman dan telusurannya.
Dari berbagai hadits diketahui bahwa Rasulullah biasa berbekam. Dan Rasulullah boleh dikata tidak pernah sakit kecuali ketika sakarotul maut, diriwayatkan beliau semasa hidup hanya mengalami tiga kali sakit dan tidak pernah sakit perut. Dari Ibnu Abbas ra bahwa Nabi SAW pernah berbekam dalam keadaan ihram dan pernah berbekam sewaktu berpuasa ( Riwayat Bukhari). Hadis riwayat Ibnu Buhainah ra.: Bahwa Nabi saw. pernah membekam tengah kepalanya ketika beliau berada di jalan menuju kota Mekah ketika beliau dalam keadaan ihram. (Shahih Muslim No.2088). Hadis riwayat Anas bin Malik ra.: Nabi bersabda: Sebaik-baik obat yang kamu gunakan adalah berbekam, atau: Berbekam adalah obat yang paling baik bagimu (Shahih Muslim No.2952).

Hadis riwayat Jabir bin Abdullah ra.: Dari Ashim bin Umar bin Qatadah bahwa Jabir bin Abdullah menjenguk Muqanna`, kemudian berkata: Aku tidak akan pulang sebelum engkau mau berbekam sebab saya pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya di dalam berbekam itu terdapat pengobatan (Shahih Muslim No.4085).

Selain bekam, Nabi juga biasa meminum madu untuk menjaga stamina dan kesehatan. Madu kalorinya sangat tinggi sehingga menjadikan tubuh kita kuat dan berenergi. Selain itu madu juga bisa untuk menyembuhkan luka baik di luar tubuh mau pun di dalam. Kakak ipar saya pernah ambeien hingga mengeluarkan darah dari anusnya. Akhirnya dia minum madu 3 kali sehari dan alhamdulillah sembuh.
Dalam pengobatan herbal, sering kita dengar tentang ‘Propolis’, apa itu propolis? ternyata propolis itu adalah air liur yang terdapat pada lebah. Propolis dikumpulkan oleh lebah dari bahan-bahan bunga, daun muda dan kulit tumbuhan. Lalu dicampur dengan air liur dan lilin lebah. Berfungsi untuk menambal lubang dalam sarang lebah dan sebagai pelindung populasi lebah dari serangan luar dan menjaga sarang lebah agar tetap steril dari serangan Virus Bakteri dan Jamur. Maha Besar Allah dengan segala ciptaannya.

Fungsi utama propolis bagi tubuh manusia sebagai :
a. Detoksifikasi (cleansing), membersihkan dan membuang penyebab timbulnya penyakit
b. Antibiotik alami yang tidak memiliki efek samping.
c. Meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh.
d. Antioksidan mencegah tumor dan kanker.
e. Sumber nutrisi yang lengkap.

Firman Allah Swt tentang lebah yang terdapat dalam Kitab Suci Al-Qur’an, QS. An Nahl ayat 69.
“..Dari perut lebah itu ke luar minuman madu yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.”
Dari Ensiklopedi MS Encarta: ‘Madu lebah merupakan makanan diet penting bagi banyak binatang seperti beruang dan badger dan banyak digunakan oleh manusia’. Sebagai contoh beruang tahan hibernasi (tidur tanpa makan) berbulan-bulan dengan memakan madu sebelumnya tanpa kehilangan tenaga.

Berobat dengan cara meminum madu
Hadis riwayat Abu Said Al-Khudri ra., ia berkata: “Ada seorang lelaki datang kepada Nabi saw. lalu berkata: Saudaraku merasa mual-mual perutnya. Rasulullah saw. bersabda: Minumkanlah madu! Setelah orang itu memberi minum madu kepada saudaranya, dia datang lagi kepada Nabi saw. dan melapor: Aku telah meminumkannya madu tetapi dia malah bertambah mulas. Kejadian itu berulang sampai tiga kali. Pada kali yang keempat Rasulullah saw. tetap bersabda: Minumkanlah madu! Orang itupun masih saja melapor: Aku benar-benar telah meminumkannya madu tetapi dia malah bertambah mulas, maka Rasulullah saw. bersabda: Maha benar Allah (dalam firman-Nya, surat An-Nahl ayat 69) dan ada yang tidak beres dengan perut saudaramu itu (madunya tidak diminum). Akhirnya Rasulullah saw. sendiri yang meminumkannya madu dan saudara orang itupun sembuh” (Shahih Muslim No.4107).

Berobat dengan jintan hitam / Habbatus Saudah:
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: “Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya pada jintan hitam itu terdapat obat untuk segala macam penyakit kecuali kematian” (Shahih Muslim No.4104).

Ketika sakit orang biasanya diberi makan bubur karena pencernaannya kurang baik:
Hadis riwayat Aisyah ra., istri Nabi saw.: “Bahwa apabila salah seorang anggota keluarganya meninggal dunia maka berkumpullah para wanita kemudian mereka berpisah lagi kecuali keluarga dan kerabat dekatnya lalu ia menyuruh diambilkan seperiuk sup terigu kemudian dimasak untuk dijadikan bubur talbinah tersebut lalu dituangkan ke atas periuk tadi, ia pun berkata: Makanlah bubur ini! Sesungguhnya, aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: Bubur Talbinah itu dapat menyegarkan hati orang yang sakit dan dapat mengurangi sebagian rasa sedih” (Shahih Muslim No.4106).

Ketika ada penyakit menular/wabah harus diisolasi hingga tidak terjadi penularan:
Hadis riwayat Usamah bin Zaid ra., ia berkata: “Rasulullah saw. bersabda: Sampar (wabah penyakit menular) itu siksa yang dikirimkan kepada Bani Israel atau orang-orang yang hidup sebelum kalian. Apabila kalian mendengar adanya sampar itu di suatu daerah, maka janganlah kalian datang ke sana. Dan kalau sampar itu berjangkit di suatu daerah, sedangkan kalian berada di sana, maka janganlah kalian keluar untuk melarikan diri darinya” (Shahih Muslim No.4108).
Apabila terjadi dalam satu negeri suatu wabah penyakit dan kamu di situ janganlah kamu ke luar meninggalkan negeri itu. Jika terjadi sedang kamu di luar negeri itu janganlah kamu memasukinya. (HR. Bukhari).

Yang harus kita yakini adalah setiap penyakit pasti ada obatnya: “Allah menurunkan penyakit dan menurunkan pula obatnya, diketahui oleh yang mengetahui dan tidak akan diketahui oleh orang yang tidak mengerti” (HR. Bukhari dan Muslim). Obatnya itu pasti sesuatu yang halal. Bukan yang haram.
Allah tidak menjadikan obat dengan apa yang diharamkan bagi kamu. (HR. Al-Baihaqi)

Kesehatan adalah hal yang penting setelah Iman. Oleh karena itu hendaknya kita jaga.
Mohonlah kepada Allah kesehatan (keselamatan). Sesungguhnya karunia yang lebih baik sesudah keimanan adalah kesehatan (keselamatan). (HR. Ibnu Majah)

Semoga tulisan ini bermanfaat…. Salam….